Adab Seorang Guru

PP. Darul Hikmah

ustadz-mawardi-mengajar-ngajiSaudaraku yang semoga senantiasa dijaga oleh Alloh ta’ala. Kita tahu bahwa salah satu pra-syarat pendidikan yang berkualitas adalah adanya guru yang berkualitas. Murid yang cerdas, kreatif, jujur, dan bertanggungjawab biasanya “lahir” dari pembinaan guru yang juga mempunyai kualitas serupa. Jika gurunya malas belajar, suka marah-marah, mempelopori nyontek masal, dan tidak mau inshaf mengakui kesalahan ketika berbuat salah, kita sudah bisa membayangkan, muridnya akan menjadi seperti apa. Memang, guru bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan. Ada faktor-faktor lain yang turut mempengaruhi perkembangan seorang murid, seperti pendidikan di dalam keluarga, masyarakat tempat dia berdomisili, dan juga teman-teman dekatnya. Namun begitu, seorang guru tentu mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap perkembangan seorang murid. Hampir setiap hari, rata-rata 5-7 jam, seorang murid belajar bersama gurunya di sekolahan. Jumlah jam itu akan meningkat jika ditambah les privat, bimbingan belajar, serta pengajian di masjid dan mushola. Lalu, bagaimanakah guru yang berkualitas itu? Bagaimanakah guru yang baik itu?…

View original post 1,606 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s