Politisasi Pendidikan

Aku dan Dunia

Oleh  Mirza Bashiruddin Ahmad

Sesungguhnya manusia itu adalah hewan yang berkepentingan,zoon politicon, begitu kata filsuf kenamaan asal Yunani, Aristoteles.Manusia dalam mempertahankan keberadaan dirinya, eksistensi diri selalu membuat kebijakan yang bisa melanggengkannya. Begitu juga dengan pendidikan, dalam dimensi politik, pendidikan berfungsi sebagai alat penyokong kepentingan penguasa atau kaum dominan dengan cara mendidik masyarakat untuk melanggengkan kepentingannya.

“Bagi para praktisi pendidikan di lembaga formal, non formal ataupun pendidikan rakyat (Popular Education), banyak yang tidak sadar bahwa ia tengah terlibat dalam suatu pergumulan pertikaian politik dan ideologi melalui arena pendidikan. Umumnya orang mengira pendidikan sebagai kegiatan mulia yang selalu mengandung kebajikan dan senantiasa berwatak netral, ternyata pendidikan tidak bebas nilai.”

 

Dunia pendidikan sangat terkejut ketika para pelaku pendidikan mendapatkan kritikan fundamental dari Paulo Freire dan Ivan Illich di dekade 70an. Freire dan Illich menyadarkan banyak orang bahwa pendidikan yang selama ini dianggap sakral dan penuh kebajikan memiliki unsur penindasan, dimana pelaku…

View original post 2,156 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s