Tentang Guru

Ken Terate

Rame-rame wacana pergantian kurikulum 2013 ikut membuat saya galau. Saya tak ingat berapa kali kurikulum berganti selama 12 tahun saya belajar di SD-SMA. Saya cuma ingat satu kurikulum: CBSA –Cara Belajar Siswa Aktif– yang sering dipelesetkan menjadi Cah Bodo Saya Akeh (Anak Bodoh Makin Banyak). Tapi yang saya rasakan: tak ada bedanya! Dari SD sampai SMA, ya gitu-gitu aja pelajaran yang saya terima. Cara mengajarnya juga sama menotonnya: mencatat, mengerjakan soal, mendengarkan.  

Beberapa tahun lalu ada kurikulum baru yang diberi nama Kurikulum Berbasis Kompetensi. Tapi yaaaa…. seperti Anda tahu, sekolah kita tetap gitu-gitu aja, kecuali mungkin sekolah swasta mahal yang mampu merevolusi diri sendiri. Belum sampai kurikulum tadi menampakkan hasil –ingat, perubahan seperti ini butuh proses panjang– eh sudah mau diganti lagi. Taruhan deh, andai kurikulum 2013 ini dipaksakan, hasilnya bakal sama: nggak ada hasilnya. Lah, mau gimana, kalau guru yang jadi ujung tombak pelaksanaan kurikulum masih gitu-gitu aja.

View original post 1,690 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s